Postingan

Menampilkan postingan dengan label Umum

Qissah Nabi Nuh AS dan Epos Gilgamesy

Seperti telah dikemukakan dalam seri 003 bahwa ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah-sekolah umum dibangun di atas landasan filsafat positivisme. Artinya ilmu pengetahuan itu tidaklah polos melainkan sudah dijerumuskan berpihak kepada yang atheis, tidak percaya akan Tuhan, yang agnostik, acuh tak acuh tentang Tuhan, dan yang deist, tidak percaya akan wahyu walaupun percaya akan adanya Tuhan. Ilmu pengetahuan yang demikian itu hanya mempunyai dua sumber yaitu alam dan sejarah.  Para pakar yang atheist, agnotik dan deist dalam menganalisa pergelutan pandangan, benak dan alam pikiran manusia, tentu saja hanya memakai pendekatan historis. Sayangnya para pakar yang beragama Islam turut pula terperangkap ke dalam jaring filsafat positivisme, sebab kalau tidak demikian hasil analisa mereka itu akan dicap tidak ilmiyah: melanggar rambu-rambu dan tatacara keilmuan. Demikianlah para pakar dari ketiga golongan itu yang tergabung dalam filsafat positivisme bersama-sama ...

Makrokosmos

Orang-orang dahulu berimajinasi tentang alam atas tempat dewa-dewa sehingga disebutnya ke-hyang-an atau kayangan, kemudian di bawahnya adalah bumi kita ini, disebutnya alam tengah atau mayapada tempat manusia dan alam bawah tempat para dedemit. Sekarang orang membagi alam ini hanya dalam dua bagian, yaitu makrokosmos dan mikrokosmos.  Makrokosmos adalah alam luas, yaitu alam di atas kepala kita menurut orang-orang terdahulu itu. Alam di atas kepala kita kelihatannya berbentuk setengah bola yang disebut bola langit. Benda-benda yang ada pada bola langit disebut benda-benda langit. Mikrokosmos, alam lingkungan kita

Pidato Perpisahan SMA

Assalamualaikum warahmataullahi Wabarakatuh. Yang kami hormati, Bapak Kepala Sekolah SMAN 1 Banggai, Yang kami hormati bapak/ibu guru dan segenap tata usaha yang sempat hadir serta rekan-rekan sekalian yang sama berbahagia pada kesempatan kali ini. Tiada yang paling indah yang pantas keluar dari seorang hamba yang beriman dan diliputi dengan kesyukuran selain dengan ucapan Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah yang telah banyak menganugerahkan segala kenikmatan kepada kita semua dalam kehidupan ini mulai dari hal yang paling kecil sampai yang paling besar, mulai dari yang diketahui maupun tidak, dari yang diingat maupun yang dilupakan. Shalawat dan salam tak lupa kita persembahkan kepada junjungan tertinggi umat , Rasulullah Muhammad SAW. Yang telah mendedikasikan dirinya untuk membawa manusia menjadi insan yang beradab Detik berganti detik, hari, bulan dan tahun pun silih berganti seiring dengan pusaran waktu yang berjalan sesuai dengan ke...

“Membedah Pemikiran Pluralis Di Indonesia” Islam dan Pluralitas(isme) Agama

  Kata “pluralisme” berasal dari bahasa Inggris, pluralism . Kata ini diduga berasal dari bahasa Latin, plures, yang berarti beberapa dengan implikasi perbedaan. Dari asal-usul kata ini diketahui bahwa pluralisme agama tidak menghendaki keseragaman bentuk agama. Sebab, ketika keseragaman sudah terjadi, maka tidak ada lagi pluralitas agama (religious plurality). Keseragaman itu sesuatu yang mustahil. Allah menjelaskan bahwa sekiranya Tuhanmu berkehendak niscaya kalian akan dijadikan dalam satu umat. Pluralisme agama tidak identik dengan model beragama secara eklektik, yaitu mengambil bagian-bagian tertentu dalam suatu agama dan membuang sebagiannya untuk kemudian mengambil bagian yang lain dalam agama lain dan membuang bagian yang tak relevan dari agama yang lain itu.   Pluralisme agama tidak hendak menyatakan bahwa semua agama adalah sama. Frans Magnis-Suseno berpendapat bahwa menghormati agama orang lain tidak ada hubungannya dengan u...

KONSUMTIVISME DAN HEDONISME DALAM MEDIA MASSA Tinjauan Teori Kritis Sensualisme pada Majalah Pria Menurut Perspektif Kritis Herbert Marcuse dan Jean Braudillard

PENDAHULUAN Masyarakat modern ditandai dengan semakin tingginya waktu untuk bertukar informasi, baik dengan media komunikasi maupun dengan pemakaian teknologi komunikasi seperti telepon dan komputer. Media komunikasi, dalam hal ini media massa, memiliki fungsi-fungsi bagi masyarakat. McQuail mengemukakan fungsi-fungsi media massa sebagai pemberi informasi, pemberi identitas pribadi, sarana intergrasi dan interaksi sosial dan sebagai sarana hiburan (Denis McQuail, 2000). Selain sebagai pemberi informasi media massa juga berfungsi sebagai pemberi identitas pribadi khalayak. Sebagai pemberi identitas pribadi, media massa juga berfungsi sebagai model perilaku. Model perilaku dapat kita peroleh dari sajian media. Apakah itu model perilaku yang sama dengan yang kita miliki atau bahkan yang kontra dengan yang kita miliki. Selain berfungsi menjadi model perilaku, sebagai pemberi identitas media massa juga berfungsi sebagai sarana untuk mengidentifikasikan diri dengan nilai-nilai lain (dalam me...

Perempuan dan Politik

Sudah lama kaum perempuan di posisikan sebagai objek(korban), dimana negara mengadvokasi hak-hak mereka dengan tawaran perempuan boleh masuk ke panggung politik. Dalam beberapa momen kaum perempuan boleh ambil bagian dalam job deskription kaum laki-laki; seperti Politik(Politisi, Pejabat), profesi( sopir, Pilot,dosen) atau lain-lain. Dalam posisi ini, Negara memandang perempuan tetap sebagai warga negara klas dua yang karena ada kelebihan-kelebihan/skill maka mereka boleh menempati ruang-ruang yang mestinya untuk laki-laki. Karena jika di telusuri kedalam bahwa partisipasi perempuan ini sangat terbatas, hanya perempuan klas atas yang berpendidikan tinggi yang boleh masuk dalam panggung politik/Publik. Perempuan yang terlibat dalam profesi yang umumnya dianggap profesi laki-laki mendapatkan sterotipe yang buruk. Paradigma jaman dulu selalu mendefenisikan politik sebagai kekuasaan, sedangkan kekuasaan sendiri merupakan aspek dari laki-laki(depolitisasi). Bahkan, ketika politik didefinis...

Abad Revolusi

ADA banyak ciri dari peradaban modern, yang postif maupun yang destruktif, yang khas abad ke-20, baik karena ciri-ciri tersebut tidak ada di masa lalu, atau yang lebih lazim, karena ciri-ciri ini telah berubah di luar yang kita bayangkan. Kebanyakan narasi mengedepankan persoalan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang asalnya bukan abad ini tetapi telah mengubah kumulatif seluruh pola keberadaan manusia dengan cara-cara yang tak terbayangkan pada akhir abad sebelumnya. Misalnya dikemukakan bahwa pada abad ke-20 terjadi perkembangan besar kekuatan-kekuatan produksi, yang menghasilkan peningkatan besar kapasitas umat manusia untuk memproduksi kekayaan, yang lebih besar daripada seluruh abad dan milenia sebelumnya. Perubahan teknologi yang pesat ini jelas terlihat dalam produksi industri dan teknologi informasi; bahkan dalam pertanian perubahannya begitu dramatis sehingga kaum tani dalam pengertian lama, pertanian pemenuhan kebutuhan sendiri dan produksi untuk digunakan secara lokal dengan ...

Postmodernisme

Tantangan ekternal terberat yang dihadapi Muslim dewasa ini adalah hegemoni konsep-konsep Barat dalam berbagai bidang ilmu termasuk dalam pemikiran keagamaan Islam. Kini tidak sedikit konsep, metode, dan pendekatan yang digunakan cendekiawan Muslim dalam studi Islam berasal dari atau dipengaruhi Barat. Barat dapat diidentifikasi menjadi dua periode dan paham penting yaitu modernisme dan postmodernisme. Modernisme mengusung pandangan hidup saintifik, sekularisme, rasionalisme, empirisisme, cara befikir dikotomis, pragamatisme, penafian kebenaran metafisis (baca: Agama), dan sebagainya. John Lock, filosof Barat modern menegaskan bahwa liberalisme rasionalisme, persamaan, adalah inti modernisme. Tapi yang menonjol adalah sekularisme, baik bersifat moderat dan ekstrem. Sedangkan postmodernisme, adalah gerakan yang mengritik modernisme yang elitis menjadi populis. Hasilnya adalah paham-paham baru seperti nihilisme, relativisme, persamaan, pluralisme, dan umumnya anti-worldview. Meski ...

Teori-Teori Revolusi

Sztompka memberikan gambaran bahwa revolusi merupakan puncak dari perubahan sosial. Revolusi merupakan sebuah proses pembentukan ulang masyarakat sehingga menyerupai proses kelahiran kembali. Perubahan yang terjadi melalui revolusi mempunyai cakupan yang luas dan menyentuh semua tingkat dan dimensi masyarakat. Perubahan akibat revolusi bersifat radikal, fundamental dan menyentuh langsung pada inti dan fungsi dari struktur sosial. Proses perubahan tersebut hanya memerlukan waktu yang cepat, sesuatu yang bertolak belakang dengan konsep evolusi pada perubahan sosial. Revolusi mempunyai dua wajah yang saling bertolak belakang. Wajah pertama menggambarkan revolusi sebagai sebuah mitos, sedangkan wajah kedua memberikan gambaran revolusi sebagai sebuah konsep dan bahkan teori dalam ilmu sosiologi. Kedua wajah ini mempunyai kesaling terkaitan bahkan dialektika diantara keduanya menjadi suatu bentuk kewajaran. Sejarah Munculnya Revolusi Konsep revolusi pada awalnya merujuk pada pengertian ge...

“Membedah Pemikiran Pluralis Di Indonesia” Islam dan Pluralitas(isme) Agama

Gambar
Kata “pluralisme” berasal dari bahasa Inggris, pluralism. Kata ini diduga berasal dari bahasa Latin, plures, yang berarti beberapa dengan implikasi perbedaan. Dari asal-usul kata ini diketahui bahwa pluralisme agama tidak menghendaki keseragaman bentuk agama. Sebab, ketika keseragaman sudah terjadi, maka tidak ada lagi pluralitas agama (religious plurality). Keseragaman itu sesuatu yang mustahil. Allah menjelaskan bahwa sekiranya Tuhanmu berkehendak niscaya kalian akan dijadikan dalam satu umat. Pluralisme agama tidak identik dengan model beragama secara eklektik, yaitu mengambil bagian-bagian tertentu dalam suatu agama dan membuang sebagiannya untuk kemudian mengambil bagian yang lain dalam agama lain dan membuang bagian yang tak relevan dari agama yang lain itu. Pluralisme agama tidak hendak menyatakan bahwa semua agama adalah sama. Frans Magnis-Suseno berpendapat bahwa menghormati agama orang lain tidak ada hubungannya dengan ucapan bahwa semua agama adalah sama. Agama-agama jelas ...